Pendekatan Komprehensif Monitoring Nol Deforestasi, Nol Gambut, dan Nol Eksploitasi (NDPE) untuk Pengelolaan Lahan Berkelanjutan
DSN Group melakukan program Pemantauan Lanskap dalam memainkan peran penting untuk memastikan kepatuhan rantai pasokan terhadap kebijakan Nol Deforestasi, Nol Gambut, dan Nol Eksploitasi (NDPE) serta bagian dari komitmen kami terhadap &Green dan ADB. Komitmen terhadap nol konversi ekosistem alami berlaku untuk seluruh operasional dan semua pemasok. Kami mengambil pendekatan proaktif dan komprehensif untuk melindungi hutan, melestarikan keanekaragaman hayati, serta memastikan kesehatan dan vitalitas jangka panjang dari ekosistem penting ini.
Kami menggunakan teknik dan teknologi mutakhir untuk memantau lanskap hutan secara efektif di dalam dan di luar area konsesi kami. Beberapa teknik ini meliputi:
- Penginderaan Jauh: Kami memanfaatkan citra satelit dan foto udara untuk memantau perubahan penggunaan lahan, mendeteksi deforestasi, dan menilai kesehatan hutan. Kami berinvestasi menggunakan Global Forest Watch Pro dan Satelligence untuk menerima peringatan deforestasi.
- Sistem Informasi Geografis ( GIS ): Pakar GIS kami menganalisis data spasial untuk mengidentifikasi nilai konservasi tinggi dan area cadangan karbon tinggi, memungkinkan pengambilan keputusan berdasarkan informasi dalam perencanaan penggunaan lahan dan upaya konservasi.
- Survei Lapangan: Tim kami melakukan survei lapangan bulanan untuk mengumpulkan data tentang kondisi flora, fauna, dan habitat. Kami juga menggunakan aplikasi SMART Patrol sebagai alat terpadu untuk memantau konsesi dan kawasan konservasi kami, memungkinkan kami untuk mengumpulkan data tentang tutupan hutan, perjumpaan dengan satwa liar, dan aktivitas manusia. Data ini membantu kami mendeteksi dan memitigasi risiko lingkungan dengan segera dan menjadi informaasi bagi evaluasi upaya konservasi kami.
- Pelibatan Masyarakat: Kami secara aktif melibatkan masyarakat lokal dalam upaya pemantauan, mendorong kolaborasi dan berbagi pengetahuan tentang pengelolaan hutan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari strategi kami untuk mencegah perambahan ke area tersebut, kami secara konsisten menganjurkan sosialisasi dan keterlibatan dengan masyarakat dan rantai pasokan kami di sekitar operasi kami. DSN Group juga terdaftar dalam Global Forest Watch (GFW) Pro sejak November 2021, untuk mendapatkan peringatan deforestasi secara dini.
DSNG melakukan monitoring deforestasi dalam lansekap yang berhubungan dengan operasi Perkebunan. Area yang masuk dalam lingkup monitoring (Area of Interest/AoI) adalah areal kebun inti, kebun plasma, kebun petani swadaya pemasok DSNG, dan areal konservasi diluar konsesi yang dikelola bersama Masyarakat.
Berikut Daftar Laporan Keluhan Deforestasi dari Pemangku Kepentingan (2020-2024)
Berikut adalah daftar Deforestasi di Dalam dan Luar Konsesi DSNG dari Pemangku Kepentingan :

Berikut rincian tabel dan grafik selama periode 2020-2024 di dalam dan luar konsesi :

Satelligence
Pemantauan dilakukan dengan menggunakan peringatan deforestasi dari platform Satelligence, yang diolah secara spasial agar dapat dilakukan verifikasi lapangan bila diperlukan. DSNG berkolaborasi dengan Satelligence untuk memantau pemantauan risiko deforestasi secara real-time di seluruh area konsesi perusahaan dan basis pasokannya. Klik disini informasinya
Update Selama 2024, Satelligence telah melakukan pemantauan di seluruh wilayah DSNG dalam dan luar konsesi, secara hasil sebagai berikut :


Secara Hasil verifikasi lapangan, menunjukkan beberapa pembukaan lahan disebabkan oleh beberapa hal, sebagai berikut :

Mengenai luas area konsesi pemasok dalam pemantauan terbagi beberapa wilayah sebagai berikut:

- Area di atas merupakan area pemasok yang diperoleh dari radius 50 km dari lokasi PKS. Oleh karena itu, ini adalah total area komunitas dalam radius PKS, yang dapat dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit.
- Untuk area tanpa PKS, kami menetapkan radius 1 km dari batas konsesi, termasuk konsesi kami sendiri serta konsesi RaCP Laman Satong dan Lemmanis.
- Untuk area pemasok eksternal, digunakan total area dalam radius 50 km dari PKS, dikurangi konsesi lain dalam radius tersebut, seperti konsesi perkebunan lain, tambang, HTI, pemukiman, dll.
Atas hal tersebut, kami memantau 436.629 ha secara total menggunakan Satelligence dan luas hektar ini mewakili 100% konsesi kami sendiri dan juga 100% konsesi pemasok kami.
Berikut tampilan kolaborasi Satelligence dengan DSNG di wilayah areal operasional DSNG di Kalimantan dan contoh areal Lanskap batas yang mencakup areal supplier kita di Anak perusahaan DSNG, bisa diakses disini.
