{"id":14967,"date":"2024-10-01T10:58:00","date_gmt":"2024-10-01T03:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/dsn.co.id\/?page_id=14967"},"modified":"2025-07-28T08:33:38","modified_gmt":"2025-07-28T01:33:38","slug":"pengungkapan-total-area-yang-dikelola","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/dsn.co.id\/id\/pengungkapan-total-area-yang-dikelola\/","title":{"rendered":"Pengungkapan Total Area yang Dikelola"},"content":{"rendered":"\n
Pada laporan Publik Tahun 2023, terdapat tiga sumber data untuk total area yang dikelola DSNG: Laporan Keberlanjutan, Laporan Tahunan, dan RSPO ACOP.<\/p>\n\n\n\n
Perbedaan tersebut disebabkan oleh pembulatan dalam AR kami, dan angka ACOP tidak termasuk area SAPRODI seluas 3006 Ha (yang merupakan petani swadaya). Area Saprodi tidak termasuk karena tidak ada rencana untuk sertifikasi RSPO.<\/p>\n\n\n\n
Pada laporan Publik Tahun 2024, terdapat dua sumber data perbedaan untuk total area yang dikelola DSNG antara Laporan Keberlanjutan dan Laporan Tahunan dengan RSPO ACOP.<\/p>\n\n\n\n
Mengklarifikasi perbedaan tersebut disebabkan oleh pembulatan SR & AR dengan angka ACOP, bahwa tidak termasuk yaitu area SAPRODI seluas 3.006 Ha (yang merupakan petani swadaya), 4.226 Ha infrakstruktur, 8.733 Ha area HCV, belum ditanami 1.572 Ha dan 9.012 Ha lahan lain yang dikelola. Wilayah SAPRODI tidak termasuk karena tidak ada rencana sertifikasi RSPO.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"
Pada laporan Publik Tahun 2023, terdapat tiga sumber data untuk total area yang dikelola DSNG: Laporan Keberlanjutan, Laporan Tahunan, dan RSPO ACOP. Perbedaan tersebut disebabkan oleh pembulatan dalam AR kami, dan angka ACOP tidak termasuk area SAPRODI seluas 3006 Ha (yang merupakan petani swadaya). Area Saprodi tidak termasuk karena tidak ada rencana untuk sertifikasi RSPO. […]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"acf":[],"yoast_head":"\n